Tuesday, April 5, 2011

Desain Jembatan Bambu

matina14b
Gambar olah komputer

Empat bulan sudah berlalu. Sekian studi terlampaui. Sekian masukan dari teman terkumpul.

Diantara update yang perlu disampaikan adalah bentang jembatan bambu yang 23 meter (bukan 24 meter seperti perkiraan semua). Bambu yang digunakan adalah salah satu spesies yang paling kuat: Dendrocalamus asper yang disebut apos di Mindanao, petung di Indonesia, atau pai-tong di Thailand.

Cross-bracing
diterapkan di setiap trafe. Tidak ada angkur diantara bambu dengan pondasi beton tetapi besi lantai cor beton akan disambung dengan besi dinding pondasi. Cor lantai beton juga akan diinterupsi oleh celah gempa.

posting 12/7/10 (Desain Seringan Mungkin)


Desain jembatan pejalan kaki bentang 24m

Kira-kira begini konsep angker nya. Merah adalah baja sedangkan biru adalah cor beton


Gambar (sotopop) impresi arti
s

Desain seringan mungkin sebagai kompensasi karena tidak punya bahan dan situasi terbaik untuk membangun jembatan yang sangat kuat. Di Filipina, untuk keperluan konstruksi tungkan (Bambusa blumeana, bambu ori) lebih favorit dibandingkan Botong (Dendrocalamus latiflorus). Mungkin, akhirnya tetap harus dapat tungkan khusus untuk kolom-kolom yang banyak baut.

No comments:

Post a Comment